Mikroskop

Olympus CX23 : Pengenalan Fitur

Mikroskop Olympus CX23 - Sasmedica

Olympus CX23 – Visi anda, Masa depan kami. Itulah slogan yang dimiliki oleh Olympus, salah satu perusahaan yang merupakan produsen produk optik dan reprografi dari Jepang.

Olympus CX23 ini, dirancang untuk :

  • Kemudahan operasional.
  • Mengakomodasi siswa dan setiap persyaratan dalam pengaturan pendidikan.
  • Sistem hemat biaya, menyediakan pengoperasian yang mudah dan aman di seluruh alur kerja dan memastikan kinerja optik yang luar biasa dengan jumlah bidang yang besar (FN) 20.

Tidak hanya 3 hal di atas, mikroskop olympus cx23 ini juga dilengkapi dengan sumber cahaya LED yang terpasang didalamnya. Memiliki pencahayaan yang seragam dan stabil untuk jangka panjang dengan konsumsi daya yang rendah, serta pengurangan warna biru yang mempertahankan warna lebih jelas dari sampel.

Lalu, apa saja keistimewaan mikroskop olympus cx23 ini? Mari kita lihat fiturnya :

Pegangan Ergonomis

Genggaman Olympus CX23, dibuat untuk menambah kenyamanan dan keamanan saat mengambil mikroskop dari tempat tinggi, seperti rak misalnya. Selain itu, pegangan dengan warna biru langit dapat membantu anda untuk menunjukkan tempat memegang mikroskop.

Hand Grip CX-23

Penggunaan Yang Mudah

Ergonomis Olympus CX23

Mikroskop olympus cx23 di desain dengan lengan yang dimiringkan untuk menjaga pergelangan tangan anda dalam posisi netral dan nyaman. Juga dilengkapi dengan lensa mata yang dapat dipasang di tempatnya untuk membantu mencegah kerusakan atau kehilangan selama dibawa.

Observasi

Dilengkapi dengan kunci fokus guna membantu mencegah sasaran dari merusak spesimen. Serta nomor bidang (FN) 20 memberikan bidang pandang yang luas, mikroskop olympus cx23 menampilkan tujuan achromat yang mempertahankan kerataan gambar yang luar biasa di seluruh bidang pandang, dengan sumber cahaya LED hemat energi, memberikan masa pakai operasi yang panjang selama 20.000 jam. Pencahayaan LED yang seimbang di siang hari mempertahankan warna-warna cerah pada sampel yang diwarnai dengan HE.

Specimen With Olympus CX23

LIHAT PRODUKNYA :

SEJARAH MIKROSKOP :

Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk memperbesar benda kecil. Beberapa mikroskop bahkan dapat digunakan untuk mengamati objek pada tingkat sel, memungkinkan para ilmuwan untuk melihat bentuk sel, nukleusnya, mitokondria, dan organel lainnya. Sementara mikroskop modern memiliki banyak bagian, bagian terpenting adalah lensanya.

Melalui lensa mikroskoplah bayangan suatu benda dapat diperbesar dan diamati secara mendetail. Mikroskop cahaya sederhana memanipulasi bagaimana cahaya masuk ke mata menggunakan lensa cembung, di mana kedua sisi lensa melengkung ke luar. Ketika cahaya memantul dari objek yang dilihat di bawah mikroskop dan melewati lensa, cahaya itu membelok ke arah mata. Ini membuat objek terlihat lebih besar dari yang sebenarnya.

Sepanjang sejarah mikroskop, inovasi teknologi telah membuat mikroskop lebih mudah digunakan dan meningkatkan kualitas gambar yang dihasilkan. Mikroskop majemuk, yang terdiri dari setidaknya dua lensa, ditemukan pada tahun 1590 oleh pembuat kacamata Belanda Zacharias dan Hans Jansen. Beberapa mikroskop paling awal juga dibuat oleh seorang Belanda bernama Antoine Van Leeuwenhoek. Mikroskop Leeuwenhoek terdiri dari bola kaca kecil yang dipasang di dalam bingkai logam. Dia menjadi terkenal karena menggunakan mikroskopnya untuk mengamati mikroorganisme air tawar bersel tunggal yang dia sebut “animalcules”.

Microscope by Antonie Van Leeuwenhoek.

Microscope by Antonie Van Leeuwenhoek.

Sementara beberapa mikroskop yang lebih tua hanya memiliki satu lensa, mikroskop modern menggunakan banyak lensa untuk memperbesar gambar. Ada dua set lensa di kedua mikroskop majemuk dan mikroskop bedah (juga disebut mikroskop stereo). Kedua mikroskop ini memiliki lensa objektif, yang lebih dekat ke objek, dan lensa okuler, yaitu lensa yang Anda lihat. Lensa okuler biasanya memperbesar suatu objek hingga tampak sepuluh kali ukuran sebenarnya, sedangkan perbesaran lensa objektif dapat bervariasi.

Mikroskop majemuk dapat memiliki hingga empat lensa objektif dengan perbesaran berbeda, dan mikroskop dapat disesuaikan untuk memilih perbesaran yang paling sesuai dengan kebutuhan pemirsa. Perbesaran total yang diberikan kombinasi lensa tertentu ditentukan dengan mengalikan perbesaran lensa okuler dan lensa objektif yang digunakan. Misalnya, jika lensa okuler dan lensa objektif memperbesar suatu objek sepuluh kali, objek tersebut akan tampak seratus kali lebih besar.

Mikroskop bedah memberikan pembesaran yang lebih rendah daripada mikroskop majemuk, tetapi menghasilkan gambar tiga dimensi. Ini membuat mikroskop bedah bagus untuk melihat objek yang lebih besar dari beberapa sel tetapi terlalu kecil untuk dilihat secara detail dengan mata manusia. Mikroskop majemuk biasanya digunakan untuk mengamati objek pada tingkat sel.

Referensi :

author-avatar

About PT Setia Andalan Sukses

Sasmedica.com, melayani segala kebutuhan Laboratorium serta Alat Kesehatan untuk Rumah Sakit, Klinik dan Pusksesmas. Tersedia dengan harga dan pelayanan terbaik.

Related Posts