Vacutainer

Fungsi Tabung Vacutainer

Vacutainer-Sasmedica-Blog

Vacutainer atau tabung pengumpul darah adalah tabung kaca atau plastik steril dengan sumbat karet berwarna yang menciptakan segel vakum di dalam tabung. Ada berbagai macam ukuran tabung sesuai kebutuhan dalam pengambilan darah. Tabung vacutainer bersifat aditif yang dirancang untuk menstabilkan serta mengawetkan spesimen sebelum pengujian analitis. Setiap tabung menyediakan stopper yang dirancang dengan aman, berbagai opsi pelabelan dan volume penarikan. Warna pada bagian atas tabung menunjukkan jenis aditif dalam botol.

Tabung vacutainer ditemukan oleh Joseph Kleiner pada tahun 1949. Vacutainer sendiri adalah merek dagang terdaftar dari Becton Dickinson, yang memproduksi dan menjual tabung hingga hari ini.

Cara Kerja

Jarum Vacutainer berujung ganda : ujung dalam terbungkus dalam lapisan karet tipis yang mencegah darah bocor keluar jika tabung diganti selama multi-draw, dan ujung luar yang dimasukkan ke dalam vena.

Ketika sebuah tabung dimasukkan ke dalam dudukannya, tutup karetnya ditusuk oleh jarum bagian dalam ini dan ruang hampa di dalam tabung menarik darah melalui jarum dan masuk ke dalam tabung. Tabung yang diisi kemudian dilepas dan yang lain dapat dimasukkan dan diisi dengan cara yang sama. Jumlah udara yang dievakuasi dari tabung menentukan berapa banyak darah yang akan mengisi tabung sebelum darah berhenti mengalir.

Setiap tabung diberi tutup plastik atau karet dengan kode warna. Tabung vacutainer, mengandung zat aditif yang bercampur dengan darah saat dikumpulkan, dan warna tutup plastik setiap tabung menunjukkan zat aditif apa saja yang tersedia didalamnya.

Tabung pengumpulan darah akan kedaluwarsa karena seiring waktu vakum hilang dan darah tidak akan ditarik ke dalam tabung saat jarum menusuk tutupnya.

Jenis Tabung

Tabung vacutainer mengandung zat tambahan yang mengawetkan darah untuk diproses di laboratorium medis. Menggunakan tabung yang salah dapat membuat sampel darah tidak dapat digunakan untuk tujuan yang dimaksudkan. Zat aditif dalam tabung ini biasanya terdapat pada lapisan tipis yang diterapkan dengan menggunakan nozzle ultrasonik.

Aditif yang termasuk yaitu antikoagulan (EDTA, natrium sitrat, heparin) atau gel dengan kepadatan antara sel darah dan plasma darah. Selain itu, beberapa tabung mengandung aditif yang mengawetkan komponen atau zat tertentu di dalam darah, seperti glukosa. Ketika sebuah tabung disentrifugasi, bahan-bahan di dalamnya dipisahkan oleh kepadatan, dengan sel-sel darah tenggelam ke bawah dan plasma atau serum terakumulasi di bagian atas. Tabung yang berisi gel dapat dengan mudah ditangani dan diangkut setelah sentrifugasi tanpa pencampuran sel darah dan serum.

Fungsi Tabung Berdasarkan Warna

  • (RED) Tabung tutup merah, tanpa penambahan zat additive, darah akan menjadi beku dan serum dipisahkan. Umumnya digunakan untuk pemeriksaan kimia darah, imunologi, serologi dan bank darah (crossmatching test).
  • (YELLOW) Tabung tutup kuning, berisi gel separator (serum separator tube/SST) yang fungsinya memisahkan serum dan sel darah. Umumnya digunakan untuk pemeriksaan kimia darah, imunologi dan serologi
  • (MINT GREEN) Tabung tutup hijau terang, berisi gel separator (plasma separator tube/PST) dengan antikoagulan lithium heparin. Umumnya digunakan untuk pemeriksaan kimia darah.
  • (PURPLE) Tabung tutup ungu atau lavender, berisi EDTA. Umumnya digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap dan bank darah (crossmatch).
  • (LIGHT BLUE) Tabung tutup biru terang, berisi natrium sitrat. Umumnya digunakan untuk pemeriksaan koagulasi (mis. PPT, APTT)
  • (DARK GREEN) Tabung tutup hijau gelap, berisi natrium atau lithium heparin, umumnya digunakan untuk pemeriksaan fragilitas osmotik eritrosit, kimia darah.
  • (ROYAL BLUE) Tabung tutup biru gelap, berisi EDTA yang bebas logam, umumnya digunakan untuk pemeriksaan trace element (zink, copper, mercury) dan toksikologi.
  • (Pearl ("white") Tabung tutup abu-abu terang, berisi natrium fluoride dan kalium oksalat, digunakan untuk pemeriksaan glukosa.
  • (BLACK) Tabung tutup hitam, berisi bufer sodium sitrat, digunakan untuk pemeriksaan LED (ESR).
  • (PINK) Tabung tutup pink, berisi potassium EDTA, digunakan untuk pemeriksaan imunohematologi.
  • (WHITE) Tabung tutup putih, berisi potassium EDTA, digunakan untuk pemeriksaan molekuler/PCR dan bDNA.
  • (YELLOW WITH BLACK DOTS) Tabung tutup kuning dengan warna hitam di bagian atas, berisi media biakan, digunakan untuk pemeriksaan mikrobiologi - aerob, anaerob dan jamur

Butuh Vacutainer? Konsultasi dengan Sasmedica sekarang dengan cara Klik Tombol Whatsapp pada kanan bawah layar anda ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Referensi :

  • Wikipedia, “Vacutainer”,
    https://en.wikipedia.org/wiki/Vacutainer, diakses pada 04 Juni 2022.
  • Yayan Pieter, “Warna Tutup Tabung Vacutainer dan Kegunaanya”,
    https://www.asuhanperawat.com/2019/04/warna-tutup-tabung-vacutainer-dan.html, diakses pada 04 Juni 2022.
  • All Health Training, “Vacutainer Procedure”,
    https://www.youtube.com/watch?v=V9x2VBpBLc0,diakses pada 04 Mei 2022.
author-avatar

About PT Setia Andalan Sukses

Sasmedica.com, melayani segala kebutuhan Laboratorium serta Alat Kesehatan untuk Rumah Sakit, Klinik dan Pusksesmas. Tersedia dengan harga dan pelayanan terbaik.

Related Posts